KAVLING BANDUNG DI SEKITAR KOTA RAYA WALINI BANDUNG BARAT - Kavling Nuurul Yatama

Ingin Mendapatkan Informasi Tentang Kami?

Masukan Email Anda & Dapatkan Penawaran Menarik Tentang Kavling Kami

FAQ

  • Siapa pengembangnya? Kavling Nurul Yatama dikembangkan oleh PT. BUANA DAMAI INDAH INDONESIA yang berangkat dari pengalaman dewan komisaris dan direksi mengembangkan properti baik dalam bentuk rumah atau tanah.
  • Kenapa harus berternak kambing/domba? Perintah Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wassalam untuk pelihara kambing/domba.
  • Kenapa ternak domba/kambing?
  • Domba adalah hewan yang mudah beradaptasi dengan lingkungan Domba mampu hidup berkelompok dalam kandang, sedangkan kambing cenderung individualis
  • Domba memiliki daya tahan dari penyakit
  • Kebutuhan domba sangat tinggi: Aqiqah, Idul Qurban, dan lain-lain. Memiliki nilai gizi tinggi protein, pospor, Br, zat besi, Vit B1.
  • Kenapa harus bersyirkah?
    Syirkah merupakan Sunnah Rasulullah yang pasti menyandang keberkahan, cara halal mengembangkan harta.
  • Penggemukan itu apa?
    Penggemukan adalah proses mendapatkan bobot ternak ideal sehingga ternak layak untuk dijual atau di olah dan penggemukan memiliki modal usaha lebih kecil dibanding pembibitan.
  • Lokasi dimana?
    1. Bandung barat, Cikalong wetan sekitar Stasiun besar proyek kereta api cepat Bandung-Jakarta. 2. Kampung Kerta laksana Kota wisata Pandeglang, dekat dengan pantai carita, Tanjung lesung pasir putih.
  • Apa jenis domba?
    1. Domba ekor tipis (ovis aries) merupakan jenis domba yang umum disunahkan untuk penggemukan.
    2. Domba garut.
    3. Kambing lokal.

TEKNIS SYIRKAH MUDHOROBAH

  • A. LIMA (5) domba disertakan sebagai modal awal senilai harga domba di pasaran saat akad syirkah berlangsung.
  • B. Pengelola/pengembang melakukan perawatan sampai mencapai bobot penggemukan ideal.
  • C. Setelah bobot ideal domba/kambing didistribusikan ke pasar domba suplier komunitas atau yang membutuhkan
  • D. Hasil dari penjualan dikurangi dulu modal 2 biaya operasional dari situlah didapat laba atau keuntungan. Dengan pembagian sebagai berikut:
  • - Pengembang 20%
  • - Investor 30%
  • - Wali yatim 50%
  • Contoh : Hasil penjualan 5 domba Rp. 15 jt
  • Biaya perawatan yang dikeluarkan pengelola di asumsikan Rp. 5 jt
  • - Modal Investor Rp. 6 jt
  • Perhitungan laba = hasil penjualan dikurangi (modal + biaya perawatan) Rp. 15 jt – (6 jt + 3,5 jt), jadi laba yang diperoleh Rp. 5,5 jt Laba tersebut barulah dibagi sesuai kesepakatan antara pengelola dengan investor
2. PENGELOLAAN POHON DURIAN MUSANGKING Pohon Durian Musangking ditanam oleh pengembang di setiap kavling yang luasnya 400 M2 sebanyak 10 pohon, sementara biaya perawatan dan pupuk di serahkan kepada pengelola lahan dalam hal ini petani, dan pengembang sebagai pengawas, pembeli kavling sebagai investor maka konsekwensinya hasil dari panen Durian musangkin di bagi tiga yaitu investor 50 %, petani 30 % dan pengembang 20 %.

Membeli Kavling Dengan Keuntungan Menyantuni Anak Yatim Serta Memelihara Hewan Domba / Kambing Dengan Penghasilan Passive Income Merupakan Sebuah Langkah Yang Bagus Dalam Merencanakan Sebuah Usaha.